Hasil Sangkep Buda Kliwon Dungulan 13 Juni 2026
Daftar Isi
Tamblang.com - Om Swastyastu, Seperti biasa agenda sangkep akan dilaksanakan setiap Buda Kliwon, kali ini Sangkep buda kliwon Dungulan yang harusnya dilaksanakan pada hari rabu 17 Juni 2026, namun karna hari itu bertepatan dengan hari raya Galungan, Jadi sangkep di majukan pada hari Sabtu 13 Juni 2026 yang merupakan sangkepan ke lima di tahun 2026
Berlokasi di Bale Paruman Desa Adat Tamblang dihadiri oleh Kelian desa adat dan prajuru, serta paiketan yang ada di desa adat Tamblang
Agenda Sangkep yang pertama sudah pasti tentang LPJ dana desa adat agenda kedua yakni tentang Pembangunan Garasi di Lapangan delod Bumdes, Hibah dari Kabupaten, Kubayan Pengemong pura taman Sari dan tentang Paebatan saat Pujawali dan topik lain-lain..
Hasil Sangkepan:
- LPJ dana desa adat sudah diterima oleh semua peserta rapat karena memang tidak ada yang perlu dibahas karena LPJ sudah sangat jelas dan rapi tampilannya dan juga transparan tentang penggunaan dana desa adat Tamblang.
- Tetang pembangunan garasi di lapangan delod Bumdes memang sudah menjadi rencana sejak tahun lalu, kali ini akan segera terealisasi karena dana akan segera cair dari dana Hibah semesta berencana tahap II yang akan cair pada awal bulan juli. Dana yang dianggarkan adalah sebesar Rp71.000.000,-. Tujuan pembangunan ini adalah supaya desa ada punya pemasukan, selain itu juga ada tempat berteduh saat upacara mecaru kesanga atau saat ngaturang penerus.
- Tahun ini desa adat juga akan menerima Hibah dari kabupaten buleleng seebsar Rp50.000.000,- dana ini juga akan dipakai untuk menata lahan parkir yang ada di Lapangan delod bumdes.
- Saat ini Jero kubayan istri pengemong pura Taman sari sudah meninggal, oleh sebab itu saat ini yang menjadi kubayan Pengemong Pura Taman Sari adalah Jero Kubayan Gede Widiada (Pengemong Pura Bedugul/Subak) jadi saat ini Jero Kubayan Widiada ngamongin dua pura.
- Dan yang terakhir adalah tentang paebatan disaat Tilem Kesanga (mecaru sapi) sudah disetujui untuk Tedun mebat adalah per banjar adat, kedepannya yang nunas paica adalah krama banjar adat yang tedun mebat saja. Misalnya yang tedun mebat adalah krama banjar adat kelod kauh, jadi yang nunas paica / mendapat lawar sapi adalah krama banjar adat kelod kauh saja, termasuk yang nyada juga. Sedangkan Paebatan saat Pujawali, krama banjar adat tidak akan tedun mebat, maka otomatis tidak akan mendapat paica lawar. Yang akan mebat saat pujawali adalah sekaa paebatan, yang diambil dari krama banjar adat masing-masing 10 orang, jadi jumlah sekaa paebatan sebanyak 30 orang yang akan segera di bentuk. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk efisiensi anggaran.
4. Demikianlah hasil sangkep buda kliwon Dungulan, yang dilaksanakan pada hari Sabtu 13 Juni 2026, semoga bermanfaat.

Posting Komentar